Welcome to my Blog Teknologi Informasi 2012 TECHNOLOGY INFORMATION

Flash

Selasa, 03 Januari 2012

VMware Umumkan Tiga Rangkaian Produk untuk Komputasi Awan


CHIP Online - VMware Umumkan Tiga Rangkaian Produk untuk Komputasi Awan

Jakarta, CHIP.co.id - VMware pada hari ini mengumumkan tiga rangkaian produk untuk meringankan dan mengotomatisasikan manajeman TI. Ketiga rangkaian dari VMware itu adalah versi baru dari VMware vCenter Operations™ serta dua produk baru yakni VMware vFabric Application Management™ dan VMware IT Business Management. Melalui ketiga produk itu, VMware membantu pelanggan memperbesar nilai manfaat dari lingkungan virtual sekaligus mencapai tingkat kesigapan dan tingkat ekonomi dari komputasi Awan (21/10).

Tiga Rangkaian Solusi yang Menyederhanakan dan Mengotomatisasikan Manajemen TI
Solusi manajemen VMware yang baru ini akan membantu pelanggan untuk mengubah cara mereka mengelola infrastruktur, layanan aplikasi dan bisnis dalam lingkungan virtual dan Awan, yang mencakup:

Infrastruktur: VMware vCenter Operations Management™ Suite

Sifat alamiah infrastruktur Awan yang sangat dinamis bergerak lebih cepat dibandingkan perkembangan disiplin manajemen operasional TI tradisional. Pada Maret 2011 VMware menyediakan VMware vCenter Operations  untuk menyederhanakan dan mengotomatisasikan operasional dengan cara mengintegrasikan manajemen kinerja, kapasitas dan konfigurasi. Ditambah dengan kemampuan analisis, peranti ini memberikan kecerdasan sistem yang dibutuhkan pelanggan untuk memastikan tingkat layanan dalam lingkungan Awan secara proaktif. Panel instrumen baru dan peringatan yang cerdas akan mengaitkan informasi kinerja dengan kapasitas untuk mengidentifikasi masalah sejak dini. Fungsi ini membantu pelanggan menyediakan infrastruktur dengan ukuran yang tepat, sekaligus menangani masalah-masalah kinerja akibat perubahan konfigurasi.

Tidak hanya itu,  vCenter Operations Management Suite juga dilengkapi dengan fungsi untuk mengenali aplikasi baru yang secara otomatis menemukan dan memetakan hubungan dan ketergantungan antar aplikasi dan komponen infrastruktur pendukungnya. Dengan cara ini pelanggan bisa mengoptimalkan operasional infrastruktur seperti manajemen keamanan dan pemulihan bencana berdasarkan kebutuhan aplikasi.

Aplikasi: vFabric Application Management™ Suite

Peralihan ke komputasi Awan dan semakin tingginya tuntutan aplikasi mengharuskan organisasi mengkaji ulang bagaimana cara mereka mengembangkan dan mengelola aplikasi. Hal inilah yang mendorong model operasi aplikasi yang terkonvergensi, seperti “DevOps.” Guna membantu pelanggan meningkatkan kesigapan dan kinerja aplikasi, VMware memperkenalkan serangkaian manajemen aplikasi baru yang akan memberdayakan pemilik aplikasi ketika mereka menggelar dan mengelola aplikasi generasi baru yang berjalan di atas infrastruktur Awan dan virtual.

vFabric Application Management Suite kini dilengkapi dengan dua solusi baru yang mengintegrasikan berbagai disiplin aplikasi untuk memadukan dan merampingkan aktivitas operasional dan pengembangan. Kedua solusi ini mendukung pendekatan “active application management” yang bisa membantu TI memenuhi kebutuhan bisnis terhadap perubahan aplikasi, sekaligus menjaga kinerja dan ketersediaan aplikasi dalam lingkungan yang dinamis secara lebih efisien.
Solusi vFabric AppDirector akan menetapkan standar dan mengotomatisasikan peluncuran dan penggelaran aplikasi ke Awan apapun melalui fungsi untuk membuat blueprint secara mudah, berbagai template standar, component libraries dan alur kerja penggelaran. Sementara itu, vFabric Application Performance Manager akan membantu pelanggan untuk bisa proaktif mengelola kinerja aplikasi dalam lingkungan Awan dan virtual. Solusi vFabric Application Management Suite sudah dioptimalkan untuk vFabric, namun bisa diperluas ke framework yang lain.
Lebih lanjut tentang vFabric Application Management Suite

Bisnis TI: VMware IT Business Management Suite

Seiring dengan kebangkitan layanan Awan publik, peran dari organisasi TI dalam perusahaan berubah menjadi “broker” layanan kepada bisnis. Perubahan ini membutuhkan visibilitas yang lebih baik untuk mengetahui biaya, tingkat layanan dan operasional vendor. Untuk itu, VMware memperkenalkan IT Business Management Suite, yang dikembangkan dari akuisisi Digital Fuel oleh VMware pada Juni 2011. Solusi ini memberikan semua hal yang dibutuhkan CIO untuk mengoptimalkan nilai bisnis dari investasi TI, sekaligus mengkomunikasikan nilai tersebut dengan bahasa yang dimengerti para pebisnis.

Solusi ini akan terdiri dari tiga modul: IT Finance Manager, IT Service Level Manager dan IT Vendor Manager.  Ketiganya akan mengumpulkan data dari berbagai sumber finansial, lalu menerapkan analisis dan pemodelan untuk menyajikan satu tampilan biaya modal, operasional dan layanan TI dengan ukuran-ukuran dan laporan-laporan yang berarti. Solusi IT Business Management Suite memungkinkan CIO membuat keputusan bisnis dengan bekal informasi yang baik tentang biaya, risiko, kineja dan ketaatan sehingga bisa menjadi ‘broker’ layanan TI bagi bisnis.

VMware View 5 Memudahkan Manajemen dan Pengendalian TI


CHIP Online - VMware View 5 Memudahkan Manajemen dan Pengendalian TI
Jakarta, CHIP.co.id - VMware mengumumkan solusi terbaru untuk membantu organisasi TI untuk menciptakan perusahaan yang lebih produktif dan selalu terhubung. VMware menyediakan berbagai solusi untuk mewujudkan visi masa depan tentang komputasi pengguna akhir di era pasca-PC (27/9).
Portofolio VMware End-User Computing yang terus berkembang berupaya untuk membebaskan karyawan dan organisasi TI dari kompleksitas komputasi berbasis peranti yang telah ada selama dua dekade terakhir. VMware membawa era komputasi baru yang menempatkan pengguna sebagai fokusnya melalui IT sebagai layanan. Dalam model komputasi, perusahaan memanfaatkan sumber daya Awan hibrida, dengan menggunakan lingkungan yang aman dan terkelola. Hal ini menghadirkan cara baru bagi karyawan untuk saling berkolaborasi lintas aplikasi dan data dari peranti apapun, kapanpun dan di mana pun.

VMworld 2011

CHIP Online - VMware View 5 Memudahkan Manajemen dan Pengendalian TI
Di VMworld 2011, VMware mengungkapkan sejumlah produk baru dan layanan berbasis Awan yang membantu organisasi membebaskan diri dari model desktop yang berbasis pada peranti. Berbagai produk ini juga mempercepat terciptanya cara baru dalam bekerja di era pasca-PC, seperti:
  • VMware View™ 5 - Memudahkan manajemen dan pengendalian TI serta memberikan pengalaman virtualisasi desktop yang jauh lebih baik. View 5 dilengkapi dengan protokol yang mampu memperbaiki bandwidth pada koneksi LAN dan WAN hingga 75 persen, dukungan grafik 3D yang lebih maju, integrasi dengan penyedia komunikasi terpadu video dan suara seperti Avaya dan Mitel, serta personalisasi dekstop virtual melalui fungsi manajemen personal.
  • VMware Horizon - Sejumlah pembaruan pada VMware Horizon memperluas manfaat tiga mesin utama di dalamnya, yakni identity engine untuk mengatur identitas pengguna, policy engine untuk mengatur kebijakan dan entitlement engine untuk mengelola hak akses pengguna. Ketiga mesin itu kini bisa divirtualisasikan ke aplikasi Windows dan peranti bergerak. Dengan cara ini, perusahaan mendapatkan platform yang berorientasi pada pengguna untuk menghantarkan berbagai aplikasi ke berbagai macam peranti.
    • VMware Horizon Application Manager™ - Komponen ini memanfaatkan kemampuan virtualisasi aplikasi dari VMware ThinApp® sehingga VMware Horizon Application Manager dapat menyediakan konsol terpusat untuk mengelola seluruh akses, penggelaran dan pembaruan ke aplikasi Windows virtual, tanpa tergantung pada jenis peranti dan sistem operasi di bawahnya. Kemampuan baru ini akan tersedia dalam versi beta hingga akhir tahun. Katalog aplikasi terpadu pada Horizon ini membawa manfaat baik bagi TI maupun pengguna akhir dengan menghilangkan silo-silo identitas sehingga menjadi satu identitas saja yang lebih aman untuk mengakses baik Awan privat maupun publik.
    • VMware Horizon Mobile™ - Komponen ini merupakan pengembangan dari teknologi VMware Mobile Virtualization Platform (MVP) yang sempat ditunjukkan awal tahun ini di Mobile World Congress. VMware Horizon Mobile akan memiliki sejumlah fitur baru untuk membangun dan mengelola ruang kerja bergerak milik karyawan secara aman, membangun dinding pemisah dari lingkungan bergerak pribadi. Melalui cara ini, karyawan memiliki kebebasan untuk memilih satu peranti Android baik untuk pribadi maupun pekerjaan. VMware Horizon™ Mobile tersedia dari LG, Samsung dan sejumlah produsen ponsel pintar dan tablet dalam beberapa bulan ke depan.
Pada VMworld 2011 di Las Vegas, VMware memperlihatkan dua teknologi komputasi pengguna akhir dengan nama sandi Project AppBlast dan Octopus. Kedua teknologi ini mendorong visi perusahaan untuk menciptakan aplikasi universal dan penghantaran data di era pasca-PC.
Project AppBlast akan menyediakan cara untuk menghantarkan aplikasi apapun secara universal, termasuk aplikasi-aplikasi berbasis Windows, ke semua peranti yang mendukung HTML5. Lewat cara ini, pengguna bisa mengakses aplikasi secara jarak jauh tanpa terbebani sistem operasi yang menjalankan aplikasi tersebut.
Project Octopus akan memanfaatkan teknologi sinkronisasi dari VMware Zimbra™ dan Mozy™ untuk menciptakan kolaborasi dan berbagi pakai informasi/data kelas enterprise. Selain itu, Project Octopus juga akan memudahkan integrasi dengan VMware Horizon, VMware View dan Project AppBlast untuk mengamankan layanan Awan kelas enterprise.
Kedua proyek di atas mampu menyederhanakan akses dan berbagi pakai informasi lintas pengguna maupun peranti bergerak, memberikan kontribusi yang signifikan untuk mewujudkan Connected Enterprise.

VMware View 5

CHIP Online - VMware View 5 Memudahkan Manajemen dan Pengendalian TI
Lini produk VMware View 5 terdiri dari :
  • VMware View 5, Enterprise Edition termasuk VMware vSphere 5 untuk desktop, VMware vCenter Server 5 dan and VMware View Manager 5, server manajemen desktop yang fleksibel bagi administrator TI mengendalikan dan melakukan provisi akses pengguna dengan cepat.
  • VMware View 5, Premier Edition termasuk VMware vSphere 5 untuk desktop, VMware vCenter Server 5, VMware View Manager 5, View Client dengan Local Mode, VMware ThinApp 4.6, VMware View Composer dan VMware vShield Endpoint untuk mengintegrasikan berbagai kemampuan offline, optimalisasi pengelolaan image, virtualisasi aplikasi dan proteksi antivirus terpusat dengan penghantaran dan manajemen desktop virtual.
VMware View 5 Enterprise Edition hadir dengan harga USD150 per koneksi secara bersamaan sedangkan VMware View 5 Premier Edition dengan harga USD250 per koneksi secara bersamaan. Untuk informasi selengkapnya, kunjungi di situs www.vmware.com/products/view.

VMware Hadirkan Manajemen Infrastruktur Awan pada vSeminar Series 2011


CHIP Online - VMware Hadirkan Manajemen Infrastruktur Awan pada vSeminar Series 2011

Jakarta, CHIP.co.id - VMware sebagai pemimpin global dalam virtualisasi dan infrastruktur komputasi awan, menggelar kegiatan tahunan VMware vSeminar Series 2011 di Jakarta. Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk mengenal dan mengetahui mengenai beberapa solusi infrastruktur dan manajemen komputasi awan, mengambil lokasi di Restoran The Cafe, Hotel Mulia, Jakarta (1/11).
CHIP Online - VMware Hadirkan Manajemen Infrastruktur Awan pada vSeminar Series 2011
Andreas Kagawa selaku Country Manager VMware Indonesia memaparkan berbagai produk baru dan layanan berbasis Awam yang termasuk dalam visi End-User Computing (EUC) dan Cloud Infrastructure Management (ICM). EUC dan ICM bertujuan untukmembantu organisasi membebaskan diri dari model desktop tradisional yang lebih berorientasi pada perangkat keras, sambil langkah mereka dalam menerapkan cara kerja baru di era pasca PC. Pada vSeminar Series 2011, hadir pula beberapa partner VMware seperti Hewlett Packard, NetApp, EMC 2, IBM, Dell, dan Trend Micro untuk memberikan informasi mendalam kepada para pelanggannya.
CHIP Online - VMware Hadirkan Manajemen Infrastruktur Awan pada vSeminar Series 2011
Andreas juga memaparkan cara baru dengan hadirnya VMware vSphere 5, dimana VMware menghadirkan serangkaian teknologi yang komprehensif untuk memberikan otomatisasi, kemampuan swalayan dan keamanan yang dibutuhkan oleh para pelanggannya. VMware View 5 menghadirkan penyederhanaan manajemen dan pengendalian TI, sekaligus menghadirkan pengalaman desktop berkualitas tinggi, sedangkan VMware Horizon mampu memperpanjang manfaat dari mesin pengatur identitas, kebijakan dan hak akses ke aplikasi Windows virtual dan perangkat bergerak,

Selain itu, kehadiran vCloud terbaru dari VMware juga mampu memudahkan organisasi menjadi lebih cepat dalam mendapatkan manfaat dari komputasi awan. Serta mampu mentransformasikan TI yang berguna untuk meningkatkan efisiensi dari investasi pada saat ini dan memperbaikin kesigapan operasional.

VMware juga pada kesempatan ini menginformasi mengenai kehadiran VMware vCloud Director 1.5, VMware vCenter Site Recovery Manager 5 dan VMware vShield 5. Solusi manajemen VMware terbaru juga akan membantu pelanggan untuk mengubah cara mereka dalam mengelola layanan infrastruktur, aplikasi dan bisnis dalam lingkungan komputasi awan dan virtual dengan hadirnya VMware Center Operations Management Suite, vFabric Application Management Suite dan VMware IT Business Management Suite.
CHIP Online - VMware Hadirkan Manajemen Infrastruktur Awan pada vSeminar Series 2011

Andreas juga menambahkan, bahwa VMware sudah hadir di Indonesia sejak 3 tahun lalu dalam lingkup ASEAN, dan tentunya tejadi peningkatan dibandingkan tahun lalu akan perusahaan yang menggunakan VMware. Penggunaan VMware tentunya memberikan efisiensi, sebagai contoh pada OCBC NISP yang telah memiliki lebih dari 413 office di 62 kota, mampu mempercepat proses sinkronisasi dan melakukan load balancing hingga 1800-2000 virtual machine, yang artinya meningkatkan utilisasi dari 8 persen menjadi 70 persen.

Senin, 02 Januari 2012

Grafik Perkembangan Operating System Januari-Desember 2011

StatCounter sudah mengeluarkan gambaran tentang grafik perkembangan sistem operasi perangkat bergerak selama tahun 2011.

StatCounter menghitung grafik perkembangan sistem operasi mobile ini berdasarkan jumlah kunjungan web yang dilakukan oleh masing-masing sistem operasi selama satu tahun.  Dan dari  statistik yang dikumpulkan diketahui bahwa Symbian masih perkasa dan makin kuat di posisi pertama.

Posisi kedua  disusul iOS yang nampaknya tidak mendapat perubahan berarti, setelahnya diikuti oleh Android yang nampaknya semakin banyak digunakan di berbagai perangkat bergerak.

Jika Symbian, iOS dan Android menunjukan grafik perkembangan yang tidak mengecewakan, hal sebaliknya justru terjadi pada BlackBerry, beberapa kasus yang terjadi menyangkut OS Blackberry disinyalir menjadi penyebab utama kemerosotan popularitas BlackBerry.

4 Gadget Yang Diprediksi Booming Tahun 2012

Menurut anda, gadget apa yang akan booming di tahun 2012?  Berita Teknologi akan mengutip sebuah prediksi yang dibeberkan oleh Techruch yang telah memprediksi 4 gadget yang akan booming di tahun depan, keempat gadget tersebut adalah.

1. Nokia Lumia 710
Walau ada kabar miring mengenai Lumia, namun Techruch menempatkan Nokia Lumia 710 diposisi pertama sebagai perangkat yang kemungkinan besar akan booming ditahun depan. walaupun ini merupakan ponsel berbasis Windows Phone, namun Lumia 710 termasuk ponsel cerdas murah daripada  Lumia 800.

2. Ultrabooks

Ultrabooks adalah tambahan yang diperlukan untuk ekosistem laptop dan harus ditanggapi dengan serius. Ketipisan akan menjadi andalan bagi Dell ataupun Lenovo melawan kedigdayaan tablet sekaligus meminimalisir kekuasaan MacBook. Kita lihat saja bagaimana kepopuleran Ultrabook ditahun depan.

3. Kindle Fire

Kindle Fire memang bukan tablet Android murah pertama, Namun keunggulan layanan toko online dan cloud, membuat Kindle Fire menjadi istimewa. Selain para pengamat memprediksi Kindle Fire bakal di posisi kedua setelah iPad, di masa depan Fire bukan tidak mungkin akan berada di daftar kado Natal 2012 bagi banyak pengguna tablet biasa.
4. PSP Vita
Konsol Game terbaru ini memang tidak menawarkan fitur 3D seperti Nintendo, namun sejumlah fitur dan teknologi baru yang bahkan tidak terpikirkan sebelumnya, membuat para analis yakin PSP Vita akan sukses besar di tahun 2012.

Gamestop Rencanakan Bikin Tablet Berbasis Game,Rencana Rilis Akhir Tahun Ini

Maraknya pasar tablet nampaknya membuat Gamestop gerah. Mereka berencana untuk turut serta membuat ramai pasaran tablet.

Pimpinan perusahaan, Tony Bartel seperti dikutip dari electronista mengatakan bahwa rencana tersebut memang menjadi salah satu langkah ke depan Gamestop. Dia mengatakan, membuat sebuah tablet game sepertinya langkah yang mustahil. Oleh karena itu perusahaanya memilih langkah untuk membeli sertifikasi tablet Android dan mengatasnamakannya Gamestop.

Namun, lanjutnya, pihaknya memilih untuk mengintegrasikan kemampuan sebuah komputer game ke dalam tablet. Hal ini, ujarnya, menjadi sebuah langkah yang realistis. Langkah tersebut dikatakannya dapat menurunkan budget sebuah tablet game. Nah yang menjadi sasarannya adalah tablet berbasis Android.

Bartel mengatakan, sebuah gamepad menjadi langkah yang sangat bagus. Dia menuturkan, saat ini game modern seperti Warfare 3 yang tak hanya membutuhkan layar sentuh saja. Selain layar sentuh, game-game modern seperti warfare 3 juga membutuhkan streaming internet.

Pengadaan gamepad ini direncakan dapat diwujudkan pada akhir tahun ini. Namun nampaknya persaingan harus dihadapi gamepad ini dengan tablet lainnya, seperti iPad milik Apple.

Group Hacker Anonymous Hack Data Curi Data Milik Apple, Microsoft dan Pemerintah AS

Sebuah Kelompok hacker yang menamakan dirinya Anonymous kembali membuat kehebohan dengan membuat sebuah pernyataan bahwa mereka telah berhasil meretas situs Stratfor, sebuah perusahaan yang memiliki klien besar seperti Apple, Microsoft dan sejumlah lembaga penting pemerintah Amerika Serikat.

Selain menggawangi beberapa perusahan besar dan instansi pemerintahan Amerika Serikat, Stratfor sendiri merupakan salah satu perusahaan yang menawarkan jasa konsultasi soal taktis dan strategi intelijen, analis keamanan sebuah perusahaan, dan demografi politik di beberapa negara. perusahaan asal Amerika Serikat itu memiliki beberapa klien yang amat dijaga kerahasiaannya seperti US Defense Department, US Army, Air Force, lembaga penegak hukum, kontraktor keamanan, dan perusahaan teknologi terkemuka seperti Apple dan Microsoft.

Anonymous mengaku telah berhasil mendapatkan ribuan data penting milik perusahaan yang menggunakan jasa Stratfor, termasuk data data penting milik perusahaan perusahaan raksasa seperti Apple dan Microsoft.

Anonymous juga memberikan bukti data seperti screenshot serta link khusus yang merujuk ke klien Stratfor yang bersifat sangat rahasia sebagai tanda bukti keberhasilan mereka.